Bukit Kelam

This slideshow requires JavaScript.

Bukit kelam merupakan sebongkahan batu monolit.Tempat ini terletak 20 km dari kota Sintang dan sekitar 395 km dari Pontianak ibukota Kalimantan Barat. Kawasan Gunung Kelam berada di wilayah Kecamatan Kelam Permai kab. Sintang Kalimantan Barat. Tepatnya di Hutan wisata Bukit Kelam. Bukit Kelam berada di antara dua sungai besar yaitu Sungai Melawi dan Sungai Kapuas.

Untuk mencapai lokasi ini, Anda bisa menempuhnya melalui jalur darat maupun udara. Jalur darat bisa ditempuh dengan kendaraan atau mengambil bus reguler arah Pontianak-Sintang sejauh 400 km selama 6 jam perjalanan. Untuk jalur udara, penerbangan Kalstar telah membuka rute dari Pontianak-Sintang dan sebaliknya dengan waktu tempuh 35 menit. Umumnya, para wisatawan menjadikan Kota Sintang sebagai basecamp untuk menelusuri berbagai objek wisata di Kabupaten Sintang.

Setelah sampai di lokasi Bukit Kelam, Anda bisa mencapai puncaknya dengan dua cara, yaitu mendaki atau menaiki tangga yang disediakan. Jalur pendakiannya cukup bersahabat dengan kemiringan 15 – 40 derajat. Jika enggan, Anda bisa menapaki tangga 90 derajat bertingkat dari sebelah barat bukit.

Bukit kelam juga memiliki keanekaragaman hayati salah satu contohnya kantong semar, salah satunya yang endemik adalah (Nepenthes Clipeata) yang sampai saat ini dianggap menjadi yang paling terancam punah dari semua jenis kantong semar. Tanaman kantong semar tumbuh di sisi tebing granit vertikal pada ketinggian antara 500 dan 800 meter. Sebagian besar tanaman kantong semar tumbuh di sudut-sudut jelas dari gunung yang sulit dijangkaut. Selain kantong semar di bukit Kelam juga terdapat Anggrek hitam. Fauna disini dilaporkan masih terdapat beruang madu, trenggiling. Burung walet juga terdapat pada gua-gua di kawasan bukit Kelam.

Bukit Kelam ini sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata alam dan juga untuk lokasi terbang layang dan panjat tebing karena terletak pada ketinggian 50 – 900 meter dari permukaan laut. Saat ini kawasan Bukit Kelam sudah direnovasi dan kawasan ini telah dijadikan sebagai Pusat Perkemahan Pramuka. Untuk mencapai puncak Bukit Kelam saat kita bisa menggunakan sebuah tangga dengan ketinggian ± 90 meter yang terletak di sebelah barat.

Meskipun sering diklaim sebagai batu terbesar di dunia, Bukit Kelam jelas kalah terkenal dengan sejawatnya yang terletak di Benua Australia yaitu Ayers Rock. Meskipun dimensi Ayers Rock sedikit lebih kecil dari bukit kelam, namun dunia justru lebih mengenal Ayers Rock sebagai batu monolit yang terbesar di dunia. Dapat dipahami bahwa Bukit Kelam belum dikemas dengan baik sebagai daerah tujuan wisata, bahkan nyaris bernasib ‘Kelam’ seperti namanya. Semoga masa mendatang Bukit Kelam dapat dikelola dengan baik dan layak dijadikan tempat yang tidak boleh dilewatkan jika hendak berkunjung ke Kalimantan Barat.


Sumber artikel : https://awesomethingsofid.wordpress.com/

Sumber foto : http://www.kompasiana.com/http://www.telusurindonesia.com/http://dreamindonesia.me/http://www.panoramio.com/.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s